ok this is it, well i would like to tell u about my trip to mt lawu last year started from Surabaya. Tepat pada tanggal 1 februari 2015 kita berencana melakukan perjalan aku bersama 3 teman kuliah yang berbeda jurusan denganku yaitu prass,tara,dan yoshua berkumpul di kosku jam 9.00pm sekaligus menyiapkan perbekalan. Setelah persiapan segala macem yang seadanya siap kita berangkat menuju terminal bungurasih jam 11.00pm.

Sialnya, temen yang kita pinjam kameranya udah ketiduran jadi aku dan temen2 memilih untuk meminjam kameranya reza temen kuliahku satu jurusan,dan kondisinya saat itu reza berada di sidoarjo jadi terpaksa tara,dan prass mengambil kamera tersebut kesidoarjo. Aku dan yoshua menunggu di terminal ok skip. Setelah temen2 berhasil meminjam kamera kita langsung let’s go cabut menuju arah ponorogo menggunakan bis supercepat yaitu sumber kencono hahaha dengan biaya 25rb setibanya di terminal ponorogo kita masih agak ngantuk hingga akhirnya kondektur bis marah-marah nggak jelas karena kita lamban turun terpaksa kondektur melempar tas kita ke bawah sialan emang. Setelah itu kita menggunakan bis kecil ke kota magetan dengan biaya 10rb. Sesampainya kita di magetan jam 05.00 am kita menunggu bis yang bisa membawa kita ke sarangan akhirnya bis yang kita tunggu dateng juga. tepat pukul 06.00 wib kita ber4 masuk ke bis dan berangkat oh kesan masuk bis damri gilaa keren banget masih bersih mulus angkutanya kayak bis di luar negri cool i’m very proud. Di dalam bis cuma kita bertiga aja. Sesampainya di sarangan kita menggunakan mobil angkutan umum untuk sampai ke cemoro sewu aku lupa brapa biayanya. Setelah sampai gerbang pintu lawu kita makan sebentar sambil beristirahat.tepat pukul 10.00am kita semua melakukan pelaporan ke pos untuk memulai melaksanakan pendakian.

Processed with VSCOcam with q8 preset
Prass,Yoshua,Tara,Alwi

ditengah perjalanan suasana sangat menegangkan men,ngeri bercampur semangat pantang menyerah,dengan cuaca dan kondisi gunung lawu yang sangat terkenal kental akan unsur mistisnya.kita sangat berhati-hati dalam berkata dan sikap.alhamdulillah sampai pos satu kita tidak menemui halangan yang berarti.berikutnya kita melanjutkan ke pos 2 kita sudah bisa beradaptasi dengan suasana sekitar terik matahari tidak mengalahkan niat dan semangat kita untuk terus berjuang.

Processed with VSCOcam with q8 preset
Istirahat Sejenak

mendekati pos3 suasana semakin horror kabut sudah menutup jalan perbekalan tinggal sedikit,kaki udah seringkali kram sehingga aku terpaksa melepas celana jeansku dan mengganti celana training yang tidak ketat dan longgar,serta mengganti sepatu dengan sandal perjalanan sungguh terasa melelahkan namun aku banyak belajar arti saling berbagi dan sabar disepanjang perjalanan. and well finally kita menemukan pos 3 namu cuaca sudah benar benar tidak bersahabat hujan deras yang diselimuti kabut tebal memaksa kita berdiam diri untuk istirahat dan berbaur dengan pendaki lain asal jakarta dan mahasiswa uns asal solo.kita diberi makanan alhamdulillah kita sangat bersyukur mengingat kita hanya membawa mi instant saja.waktu semakin sore jadi kita terpaksa untuk melanjutkan perjalanan setelah bersih bersih dan berpamitan.

ok perjalanan ke pos 4 merupakan perjalan terjauh,terngeri,dan ter wow deh pokoknya.kita udah mulai menemukan kejanggalan kejanggalan dari suara adzan dan kabut yang mendadak hilang.kita merayap saking udah capek dan mau gelap kita hanya berbekal 2 senter aku berada di paling belakang untuk menjaga rombongan,suasana bener bener mencekam kita berjalan sudah matahari tenggelam.waktu mendekati pos 4 prass melihat ada 2 orang wanita dengan hanya menggunakan kain batik/jarit namun yoshua dan tara tidak melihat , hanya aku dan prass aja yang melihat.setelah kita melewati pos 4 dan 5 kita beristirahat tidur di gubuk milik seorang warga bersama pendaki yang lainnya.dipagi hari kita langsung melanjutkan perjalanan menuju puncak argo dumilang puncak tertinggi di gunung lawu.

Processed with VSCOcam with q8 preset
Puncak Argo Dumilang

yeah akhirnya kita berhasil sampai dipuncak.setelah foto foto dan menikmati suasana.kita kembali turun untuk bersiap kembali ke surabaya tercinta sungguh pengalaman yang tak terlupakan dengan hanya berbekal uang seadanya dan bekal seadanya kita mampu sampai dan pulang dengan selamat sungguh kuasa Allah tidak ada yang bisa menandingi jika Allah berkehendak.total pendakian menuju puncak sekitar 12jam lebih beserta istirahat. terimakasih udah mau membaca cerita di blogku jangan pernah takut untuk berpetualang karena kita memiliki Allah yang maha Agung yang senantiasa melindungi hambanya dan menyayangi.maaf apabila ada salah perkiraan karena penulis aku sendiri udah lupa kira kira berapa biaya yang habis.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s