Hi guys, how are you? pada post kali ini aku akan bercerita tentang pengalaman ku menjadi ketua pelaksana di Stikom English Competition. Stikom English Competition sendiri adalah sebuah lomba bahasa inggris tingkat SMA/SMK/MA se Jawa Timur untuk bersaing memperebutkan the rotating trophy of the head of the East Java provincial education department. Secon 2016 sendiri dilaksanakan pada 29,30 april – 1 mei. Terdapat 3 cabang perlombaan di Secon yaitu debate (Sedan),story telling (Setic),public speech(Select). Secon 2016 diikuti 26 Tim debat, 25 partisipan select, dan 23 untuk setic. Tentu menjadi ketua pelaksana di event seperti ini bukanlah hal yang mudah. Penasarankan?

DSC_5127 (Medium)

 

Mempersiapkan event jauh dari sebelum pelaksanaan dan hingga selesai pelaksanaan event menjadi pengalaman baru dan tantangan tersendiri. sekitar 128 peserta, 29 panitia inti, 5 fotografer eksternal, 40 LO, 26 juri dari Jawa Timur,dan beberapa pihak yang turut membantu mensukseskan acara. banyak juga pengalaman dan pelajaran berharga yang aku dapatkan dari SECON. Aku sendiri sebagai orang baru yang memimpin event akademik, tidak seperti biasanya event music atau pun yang lain. Berusaha mengontrol emosi karena aku sadar pemimpin juga sebagai pelayan. Berseteru dengan PIC hingga Lembaga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam setiap mengambil keputusan, solusiku dengan musyawarah dan perhitungan yang matang diharapkan dapat menjadikan keputusan yang dapat diterima banyak orang. Tapi tetap harus diketahui setiap kali keputusan yang menurut kita baik belum tentu juga baik menurut orang lain jadi tetap percaya pada diri teman-teman apalagi kalau teman-teman menjadi seorang pemimpin harus sebijaksana mungkin dalam mengambil keputusan. Dalam hidup kita harus berani mengambil keputusan dan siap menerima resiko untuk menjadi pribadi yang lebih kuat.

Memiliki partner/anggota dalam tim yang tidak berterus terang dalam opini,bertukar ide,atau permasalahan juga aku rasakan dalam setiap kegiatan Event seperti contohnya memiliki konsep namun tidak dibicarakan dulu dengan ketua hingga pada akhirnya terjadilah kerusakan atau kejadian yang tak terduga yang Aku sendiri tidak ada plan atau pun menyiapkan strategi cadangan. Tapi ya sudahlah itu semua bagian dalam kegiatan dan mereka semua juga anggota keluargaku dalam tim. Meskipun kita mendapat beberapa kerugian kecil namun Allhamdulillah kita juga mendapat keuntungan dan kesuksesan yang dapat menutupinya. Sebagai ketua aku juga pernah salah dalam mengambil keputusan. Aku juga tidak merasa paling benar jadi setiap masukan dan perkataan teman teman aku dengarkan. Jadi aku berterima kasih dan bangga memiliki tim seperti kalian. Kerja keras,pengorbanan dan loyalitas yang kalian berikan pada tim ini. Tim yang hebat adalah mereka yang percaya satu sama lain. 

DSC_4882 (Large) IMG_0761 (Large) IMG_0636 (Large) DSC_5216 (Large)

 

Teknis,Acara dan Properti untuk menunjang kegiatan. Bagian yang dapat digambarkan seperti pemain Gelandang dalam Sepak-bola. Sejak desember aku dan teman-teman panitia sudah merancang konsep dan mulai melakukan perekrutan meskipun sempat beberapa kali bongkar pasang atau pun ada yang mengundurkan diri. Tapi semua akhir itu pasti bahagia jadi teman-teman ketika merasa sedang tidak berada pada kenyamanan teman-teman jangan pernah menyerah tanda perjuangan belum berakhir. Belajar menerima sehingga kita bisa bersyukur dan bahagia. Peminjaman properti sudah mulai kita siapkan meskipun harus pintar-pintar memutar otak untuk menyiasati segala hal yang tidak diinginkan. Seperti kurangnya fasilitas ataupun hal-hal lain yang tidak sesuai keinginan sebagai Ketua aku harus terus berpikir dengan membandingkan ide-ide dari beberapa anggota tim. Rapat rutin terus kita lakukan peminjaman,pemenuhan properti di basecamp, menginap,dll menjadi bagian dalam kesolidan dan persiapan demi kelancaran berjalannya se waktu Acara. TM dan sosialisasi rundown yang dibuat sefleksibel mungkin untuk menyesuaikan beberapa kemungkinan yang dapat terjadi di lapangan. Kenyamanan,kebahagiaan,dan kopetisi yang seru bagi peserta menjadi bagian dari hasil. Butuh persiapan yang matang dan proses yang lama untuk mencapai hasil yang maksimal.

Humas,Sponsorship,Publikasi,Multimedia dan Tim design. Mereka adalah kesatuan ujung tombak dalam meraih kemenangan. Revisi berkali kali dalam design, take yang diulang-ulang, kesabaran dalam menunggu dan keluar untuk menemukan kemenangan adalah cerita yang tak terlupakan oleh teman-teman yang ada di posisi ini. Di tolak bukan menjadi alasan untuk patah semangat. Mandiri adalah alasan mengapa harus mencoba dan terus mencoba. Kekurangan perangkat atau peralatan menjadikan mereka lebih berpikir kreatif. terima kasih telah memaksimalkan kinerja bagian yang lain. Membangun relasi yang baik sama seperti membangun tabungan jangka panjang.

Konsumsi,Kesekretariatan,Dokumentasi,Liaison Officer,TabulatorBentuk pertahanan dan pelayanan untuk men-supply barisan depan. Mengganti kehilangan snack milik peserta yang bukan disebabkan oleh panitia. Pembagian konsumsi tepat waktu dan rata untuk semua pihak. Berusaha stand by untuk peserta hingga rasa kantuk tidak terbendung,lelah dan letih. hingga khilaf dalam berbicara. Semua terbayar berkat senyum peserta dan kebaikan para peserta. Naik turun tangga seolah sebagai bagian olah-raga mereka menerima semua kenyataan dilapangan. Diminta tolong untuk memfotokan hingga mengambil moment yang salah menjadi kebahagian dan pembelajaran dari temen-temen panitia. kenyamanan peserta adalah prioritas kami.

DSC_5309 (Large) DSC_5311 (Large) DSC_5336 (Large) DSC_5389 (Large) DSC_5732 (Large) IMG_2350 (Large)

Wakil,Sekretaris,Bendahara,PIC Event. Menjadi barisan paling belakang dalam pertahanan. Menjaga kepercayaan dari teman-teman panitia bagian lain adalah prioritas bagian ini. Mengelola,mengatur,menyiapkan untuk membantu teman-teman panitia yang lain sehingga mereka dapat memainkan peran yang baik di posisi masing-masing menjadi bagian yang tak terlupakan. Mereka turut bantu terjun langsung seperti mengambil pot,menjaga stand registrasi,ngeprint rundown,meyakinkan kegiatan. Menjadikan mereka tidak lupa akan jabatan. Menumbuhkan rasa keharmonisan. Penjaga Gawang/Kiper adalah kata yang dapat mewakili posisi mereka saat itu. ya benar penjaga gawang atau kiper adalah barisan paling belakang untuk menjaga pertahanan dalam sepak bola. Pemain yang mendapat resiko terbesar adalah seorang kiper disaat menang tidak mendapat pujian, disaat kalah mendapat cacian. tetapi apapun posisimu lakukan yang terbaik untuk kita semua.

Ada hal yang lebih penting  dari setiap bagian yaitu Kesatuan. Hal yang membuat kita lebih peka terhadap sesama dan memuat percaya bahwa kita tidak sendirian. Hargailah setiap orang disekitarmu dan seseorang yang selalu ada buatmu. Jangan pernah egois memikirkan diri sendiri karena suatu saat kita pasti membutuhkan bantuan juga.

IMG_8403 (Large) IMG_8424 (Large)

 

Sekian terima kasih udah mau baca dan mampir di postku kali ini. Post kali ini di tulis berdasarkan rasa kangen yang kuat terhadap teman-teman tim Secon 2016 dan kerinduan yang amat dalam memainkan game PES. 😀

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s