Selesaikan semua dengan indah

Selamat malam kawan, waktu terasa berjalan begitu cepat hingga saat ini aku berada di posisi ini. Maaf sudah terlalu lama tidak berbagi cerita di blog ini, well malam ini aku bakalan cerita tentang perjuanganku dalam menyelesaikan skripsi a.k.a tugas akhir. buat teman-teman yang sedang berjuang dalam mendapatkan “tiket keluar” di univ masing-masing tetaplah semangat walau badai menerpa hehe. selamat menyimak!!!

di atas disebutin badai, emg badai apaan sih lebay banget, ya diriku emang nyebutnya badai badai dari eksternal maupun internal yang menerpa dalam pengerjaan TA. Pada waktu itu riwayat memilih topik TA disari berdasarkan ketertarikanku dalam pengelolaan manajemen TI, kenapa pengelolaan manajemen TI ? karena programmer yang lebih jago dari aku udah umbruk’an hehe. tapi yg asli yaitu karena pengelolaan manajemen TI dapat menjadi solusi efisien bagi perusahaan besar, kok bisa? krn dengan dukungan layanan TI yang ekspert departemen TI sudah nggk menuntut development awal lagi guys jadi mereka sudah tinggal memaksimalkan dan berinovasi pada penggunaan IT untuk mendukung proses bisnis hingga return value. bahasa simpel’e “tinggal tuku, gawe, gak ribet dan ben gak rugi”. Aku dan bertiga bersama temanku dimas, maulvie, dan tegar kita mendapat kesempatan untuk melaksanakan penelitian di PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) perusahaan yang bergerak di bidang jasa penyediaan petikemas termasuk bongkar muat, ekspor, impor, penumpukan petikemas, dll. dari observasi yang kita lakukan akhirnya masing-masing anak menemukan permasalahan dan memberikan solusi yang berbeda-beda. Aku sendiri terkait Incident Management ITIL v3 maka dari itu aku di tempatkan di Service Desk Departemen IT TPS. PIC yang bertugas membimbing dan mengarahkanku adalah bpk. Angga Utama sebagai Coord. Service Desk. sedangkan pembimbing TA di kampus yaitu pak Har dan pak Erwin, tak lupa pengujiku pak Anjik. karakter-karakter beliau yang menurutku cocok untuk menggembleng pribadi sepertiku.

Memasuki starting stage persiapan proposal seluruh perbekalan disiapkan sebelum ujian. Coretan demi coretan mewarnai kertas-kertas yang selalu aku bawa :). Kunci di awal awal starting stage untuk topik sepertiku adalah jangan malas baca dan mencari referensi karena solving permasalahan di tempat A dan B selalu berbeda dan nggak bisa dicopas meskipun solusinya / proses yang diambil sama. di fase awal ini sempat keteteran masalah waktu karena aku juga mengerjakan project web development di RS PHC. Pulang pergi STIKOM, Kos, Perak macet dan hujan mewarnai perjuangan. dimana perak juga merupakan daerah yang menjadi republic transformernya surabaya dengan kata lain pusatnya truck gede-gede yang sangat rawan bagi orang yang kurang konsen dalam mengemudi. Tuntutan target deadline dari PHC yang ketat karena terkait mengejar akreditasi Rumah Sakit. Tuntutan timeline pengerjaan TA yang semakin menipis, namun semua aku jalani dengan semangat aku bersyukur Allah menghadirkan seseorang yg menjadi motivasi dan selalu mendukung apa yang aku kerjakan. Seseorang yg menjadi bagian dari masa lalu dan harapan di masa depanku. Dari dia aku banyak belajar arti kesabaran, mengalah dan saling memahami. Kita sering berbagi kabar, cerita dan semangat melalui telpon hingga tertidur, dengan kabar darinya semua terasa bersemangat dan kuat dalam menjalani hari, ok next panggilan sidang ujian proposal yang dinanti pun tiba pada bulan Maret 2018, karena pertama kali sidang yang sebelumnya di pending aku berasa senang-senang khawatir namun alhamdulillah semuanya terselesaikan. Permasalahan yang ditemui di starting stage TA ini lebih ke pemahaman materi atau kalo bahasanya pak erwin “sakjane awakmu kate nggae opo seh” dan pembagian waktu dengan kerjaan. Alhamdulilllah revisi proposal bisa dikumpulkan pada bulan April 2018. bulan April juga berakhirnya kontrakku di PHC karena mengingat perlu kembali fokus untuk mengerjakan TA di kampus.

Selanjutnya adalah masa dimana pengerjaan TA dilakukan, masa dimana tingkatan badai semakin kencang menerpa. Pengerjaan TA dimulai bulan mei mendekati bulan puasa. Pada waktu ini aku lebih sering berdiskusi ide-ide dan pembahasan di luar topik TA dengan pak Angga jadi terkadang pulang bisa lebih di atas jam 9 malam. Di awal pengerjaan TA terdapat musibah yang terjadi pada ma father beliau mengalami sakit yang mengharuskanku menjemputnya di Bali, Pada masa-masa ini salah satu ujian yang kualami adalah penyesuaian teori framework dengan yang ada di TPS saat ini dan menggali gap analysis. Setiap seminggu sekali konsul ke pembimbing dan TPS. Aku bersyukur aku diberi orang-orang yang baik sekali dan sabar di TPS mereka mau berbagi pengalaman dan ilmu yang luar biasa. Di tengah-tengah pengerjaan TA ini badai dari internal pun datang permasalahan pada hubungan LDR yang dijalani lagi-lagi diuji terkait kepercayaan, kesalahpahaman dll, hingga memotong waktu pekerjaanku. Aku sadar kadang permasalahan yg terjadi hanya karena ego dan mungkin kelelahan dalam masing-masing kesibukan, namun aku tetep berprogress meskipun tersendat-sendat. Ketika aku pulang ke pare dan ketemu doi pada waktu itu aku bertanya gimana cara km ttp bisa ngerjain tugas/ujian ketika ada stressor? diapun ngasih salah satu tips yaitu sugestikan pada otakmu “stressor ini tidak lebih penting dari ujian ini (Juni,2018)”. Memasuki bulan puasa permasalahan yang ditemui adalah waktu yang terbatas untuk diskusi dan kesibukan dari masing-masing stakeholder di pengerjaan TA ku. Di bulan ini yang mestinya jadi waktu untuk tobat dan mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa wkwkwk e malah sering terpotong oleh pengerjaan TA. dan waktu yang dicemaskanpun tiba yaitu liburan hari raya jelas dong pengerjaan TA jadi terhambat 🙂 terlebih topik manajemen IT perlu dikerjakan dan sering dibahas bersama. Liburan hari raya idul fitri aku isi buat merapikan dokumen dan membaca referensi.

IMG_20171018_173138

Sehabis liburan hari raya idul fitri dan puas puasin ketemu doi, aku harus back to reality agar nggak ketinggalan dia yang juga sedang menempuh perkuliahan akhir. sedih sih dimana aku nggak bisa ngerayain ulang tahun dia barengan, tapi aku usahakan untuk memberi kejutan semaksimal mungkin supaya dia nggak merasa sedih dan sepi 🙂 meskipun terkesan sederhana, aku juga berterima kasih buat teman-temannya. Back to pengerjaan TA yang semakin menipis deadlinenya dimana aku udah dihantui rasa pesimis bakal selesai tepat waktu. Namun aku tetap terus berusaha semaksimal mungkin meskipun terkesan menggupuhi dosen-dosen hehe maaf ya pak, bahkan sesekali aku mengabaikan doi ketika dia membutuhkan sesuatu, semua itu butuh pengorbanan. Pada suatu ketika pembimbingku sempat menyatakan belum selesai hal tersebut membuatku semakin sedih, air mata udah hampir menetes, dan berdera putih sudah mau berkibar melalui grup keluarga. Namun aku selalu teringat wajah orang tua, adek, sahabat dan doi, dengan mengingat mereka semangat ku semakin naik 2x semakin mendekati detik-detik pengumpulan semua usaha aku kerahkan dari datang ke kampus pagi jam 7 untuk menunggu konsul dan menyerobot orang lain, pagi revisi sore kumpul dokumen. Malam masih aktif dropbox untuk editing file, sehingga salah satu temanku berkata “dropboxmu notif terus wi”, Pembimbing dengan kerelaan hatinya untuk selalu mengoreksi hasil usahaku. Ngeprint di kosnya andri pake printernya evita beratus-ratus lembar, makasih ya rek semoga amal baik kalian tergantikan oleh Yang Maha Kuasa Allah SWT. Suasana semakin mencekam ketika melihat temen kosku udah rampung dan aku masih belum. Hingga detik-detik terakhir tersebut aku menemui pak anjik bersama samuel untuk meminta perpanjangan pengumpulan. Dukungan dari teman-teman SI 2014 Suster bernedeta, Sabith, Wilda, Fitri, Nia, Ismail, dll yang menguatkan dan membantu. Dengan waktu yang sangat mepet sekali pagi aku harus mengkonsulkan jurnal dan plag scan sore akhirnya aku bisa mengumpulkan tangis haruku langsung menghubungi kedua orang tua dan dia yang menjadi semangatku. Akhirnya panggilan ujian sidangpun tiba meskipun diwarnai drama pikiran yang kurang fokus dikarenakan ada permasalahan dengan dia, tapi ya sudahlah aku ttp berprogress dan pak Angga sempat memberi semangat dan masukan fokus ujian mas jangan mikir yang aneh” dulu. Alhamdulillah saat sidang lebihh bisa tenang, dan revisi yang lumayan akhirnya pembimbingku mengizinkan via phone untuk laporanku dapat tercetak. Mungkin sharing ini belum mewakili 100% apa yang kurasakan tapi percayalah “Apapun yang kau inginkan usahakan dan perjuangkanlah, meskipun seribu alasan datang untuk menyerah masih ada satu alasan untuk harus tetap berjuang”. Semangat buat teman-teman yang sedang menempuh skripsi aka tugas akhir, “selesaikan semuanya dengan indah” Aku mau ngucapin terima kasih sebesar besarnya buat:

Kedua Orang Tua untuk selalu memberikan yang terbaik bagi anaknya, Pak Har, Pak Erwin & Pak Anjik yang telah sabar mendidik,mengevaluasi dan membimbing, , Pak Dodo (TPS) & Pak Angga (TPS) atas waktu, pengetahuan masukan sharing masukannya, Juni Sarah yang selalu mendampingi, Tim Departemen IT TPS & Tim Departemen IT PHC yang telah memberikan waktu dan kesempatan pengalaman sebagai bekalku di dunia IT, Sahabat-sahabatku yang selalu ada memberi canda tawa, SI 2014 sebagai promotor, dan seluruh pihak-pihak yang telah membantu. Terima Kasih atas jasa-jasanya semoga Allah melindungi kalian dan memberikan kebaikan balasan. Terima Kasih udah menyempatkan membaca

Processed with VSCO with c6 preset
Mhs asli kediri wkwwk novia,prass
  • FOTO AKAN DIUPDATE DI WAKTU YANG AKAN DATANG

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s